Kamis, 06 Desember 2012

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF TRIEIKOSANOL DARI DAUN “KEMBANG PUKUL EMPAT”, Mirabiliss jalapa (NYGTAGINACEAE)

ABSTRAK
Dari hasil penelitian para ahli, Kandungan senyawa kimia daun Kembang Pukul Empat (Mirabilis jalapa linn) menunjukan bahwa ekstrak etilasetat mempunyai aktivitas paling tinggi terhadap larva udang dengan nilai  LC50 117,33 ppm. Pemisahan komponen ekstrak etilasetat melalui kromatografi kolom di peroleh suatu senyawa bioaktif  yang di kenal sebagai hidrokarbon atom C-23 alkohol yaitu trieikosanol



PENDAHULUAN
Banyak tumbuhan berkhasiat obat yang tumbuh dari bumi Indonesia yang telah di olah menjadi obat yang manjur. Tumbuhan atau  obat tradisional banyak di sukai karna tumbuhan tersebut tidak menimbulkan efek samping seperti obat sintetik dan harganya pun cukup terjangkau, sehingga penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional  merupakan salah satu alternatif  pengobatan yang banyak di lakukan.
 Salah satu tumbuhan obat yang di gunakan  ialah Kembang Pukul Empat atau(Mirabilis jalapa Linn).

Kegunaan dan Khasiat tanaman ini cukup banyak.
Tanaman ini biasanya di tanam sebagi tanaman hias, daun dari kembang pukul empat dapat di gunakan sebagai pematang bisul, luka, borok, diuretik dan diabetes militus. Bagian akar sebagai obat pencahar yang kuat, obat cacing dang gatal-gatal ringan, sedangkan bagian bijinya di gunakan sebagai bedak(kosmetik).
METODE PENELITIAN
Dengan banyaknya penggunaan kembang pukul empat ini, dilakukan lah penelitian analisis kandungan senyawa kimia dalam daun kembang pukul empat dan melakukan uji bioaktivitasnya.
Metode penelitian ini di lakukan dengan:
METODOLOGI (alat-alat yang di gunakan untuk penelitian)
Pengumpulan dan Penyediaan Simplisia
Pembuatan Ekstrak
Ekstraksi partisi
Fraksinasi Ekstrak dgn Kromatografi Kolom
Identifikasi Spektrofotometer (UV-VIS dan RMI)
HASIL DAN KESIMPULAN


Dari hasil penelitian para ahli di simpulkan bahwa:
1.Berdasarkan uji aktivitas  biologi menggunakan Artemia salina, diketahui bahwa ekstrak etilasetat mempunyai aktivitas  paling tinggi dengan nilai LC50 sebesar 117,33 ppm.
2.Senyawa isolat IIIB memberikan LC30 sebesar 117,33 ppm.
3.Berdasarkan intepretasi data-data spektrum dari spektrometri ultraviolet-visibel (UV-VIS), dan spektrometri resonansi magnetik inti (RMI proton dan karbon) di postulasikan bahwa senyawa isolat IIIB adalah suatu senyawa hidrokarbon alkohol, yaiti trieisanol